Kaderisasi


KEPEMIMPINAN/ LEADERSHIP

Oleh : Imam Fadlli *)

Pendahuluan

Secara etimologi Leadership berasal dari bahasa Inggris yang artinya pemimpin atau kepemimpinan, adapun secara terminology dapat dirumuskan sebagai berikut : Kepemimpinan adalah kemampuan atau kesiapan yang dimiliki oleh seseorang yang dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan dan kalau perlu memaksa orang lain agar ia menerima pengaruh tersebut, selanjutnya berbuat sesuatu yang dapat membantu pencapaian sesuatu maksud yang terjadi dalam masyarakat.

Pegangan Wajib Bagi Pemimpin

Sebagai seorang muslim sudah, sudah selayaknya kembali bercermin kepada sifat-sifat Rosulullah SAW, yaitu :

  • Shidiq : Benar dalam keyakinan, ucapan dan tindakan
  • Amanah : Terpercaya dalam keyakinan, ucapan dan tindakan
  • Tabligh : Penyampaian, ideology organisas, ide pribadi maupun dari orang lain
  • Fathonah : Cerdas dan peka atau cepat tanggap terhadap problem

Timbulnya Pemimpin

Ada beberapa alternative timbulnya seseorang yang menjadi pemimpin, antara lain :

  • Teori Genetika : Seorang pemimpin yang lahir sebab karena keturunan

· Teori Sosial : Seorang pemimpin yang lahir karena disipakna melalui proses pendidikan, meskipun orang tersebut kurang berbakat sebagai pemimpin.

· Teori Ekologi : Seorang pemimpin yang lahir karena disiapkan melalui proses pendidikan dan pengaruh lingkungan ia berada.

Tipe Kepemimpinan

  • Karismatik, yaitu pemimpin yang mempunyai daya tarik dan wibawa alamiyah yang sangat tinggi, bias dimiliki oleh orang-orang yang alim dan sholeh.
  • Otokratik, yaitu pemimpin yang tidak dapat mendengarkan kritik, pendapat atau saran dari orang lain, atau mempunyai cirri-ciri : menganggap organisasi milik pribadi, bawahan sebagai alat, tidak mau menerima kritik dan saran, pendekatan bersifat paksaan dan punitive (menghukum)

Sifat-Sifat Pemimpin yang Baik

  • Niat berkhidmat kepada Allah dan organisasi
  • Adil, setia dan ikhlas berkorban serta pantang menyerah
  • Penuh energi dan inisiatif serta gemar beraktifitas
  • Tidak emosional, simpatik, sopan dan fleksibel
  • Cakap, banyak akal, terampil, komunikatif dan terbuka
  • Mengindahkan pendapat umum
  • Tidak mudah menunda pekerjaan dan selalu siap mental untuk jatuh dan tumbuh
  • Taqwa kepada Allah SWT

Fungsi Pemimpin

Fungsi pemimpin yaitu pelapor dan penanggung jawa, planner, bapak dan ibu atau orang tua dan symbol of group, contoh dan pendukung konsepsi, pengarah dan penggerak, wakil dari anggota dan pengembang imajinasi.

Sikap Kemasyarakatan Seorang Pemimpin

· Tawassuth dan I’tidal, yaitu sikap tengah dan berintikan pada prinsip hidup yang menjunjung tinggi keharusan berlaku adil dan lurus di tengah-tengah kehidupan bersama.

· Tasamuh, yaitu sikap toleran terhadap perbedaan pandangan baik dalam masalah keagamaan serta dalam masalah kemasyarakatan dan kebudayaan.

· Tawazun, yaitu sikap berimbang dalam berkhidmah, menyerasikan khikmah kepada Allah, kepada manusia serta lingkungan hidupnya.

· Amar ma’ruf nahi mungkar, yaitu selalu memiliki kepekaan untuk mendorong perbuatan yang baik, berguna dan bermanfaat bagi kehidupan bersama, serta menolak dan mencegah semua hal-hal yang dapat menjerumuskan dan merendahkan nilai-nilai kehidupan.

*) Ketua PC. IPNU Kab. Lamongan 2008-2010

CP. 085646450703

KE-ORGANISASI-AN

Oleh : PC. IPNU Kab. Lamongan

Pengertian

Perkataan organisasi berasal dari istilah Yunani “organon” dan istilah latin “organum” yang dapat berarti : alat, bagian, anggota atau badan.

Menurut Dr. sarwoto, organisasi adalah proses kerjasama sejumlah manusia yang terikat dalam hubungan formal dalam rangka untuk mencapai yang telah ditentukan, sedangkan menurut HM. Tayor dan AG. Mears menyatakan bahwa organisasi adalah wadah sekumpulan orang yang menggabungkan diri dengan tujuan tertentu.

Dari pengertian di atas maka ada tiga ciri dari suatu organisasi yaitu :

· Adanya sekelompok orang

· Antar hubungan terjadi dalam suatu kerjasama yang harmonis

· Kerjasama didasarkan pada suatu hak, kewajiban dan tanggungjawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan.

Dari penjelasan di atas maka organisasi dapat ditinjau dari dua sorotan:

· Organisasi sebagai wadah, dimana kegiatan administrasi dilaksanakan sehingga bersifat statis atau seperti benda mati.

· Organisasi sebagai hal yang hidup, manakala kita menyaksikan bahwa organisasi dapat memprotes tindakan sewenang-wenang dari seorang oknum, organisasi dapat merevolusi, mendukung dan tidak menyetujui dari suatu kebijakan/ kebijaksanaan.

Unsur-unsur

  • PD dan PRT (Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga)
  • Personalia pengurus
  • Struktur organisasi
  • Program kerja
  • Pembagian kerja
  • Permusyawaratan

Macam-macam Organisasi

Berdasarkan unsur-unsur organisasi dapat dibedakan sebagai berikut ;

  • Organisasi kemawasiswaan : Ekstra dan Intra kampus
  • Organisasi Profesi : PWI, Parfi, IDI dll.
  • Organisasi Minat : Persebaya, dll.
  • Organisasi Politik : PKB, PKNU, PDI-P, dll.
  • Organisasi Keagamaan : NU, Muhammadiyah, FPI, HTI dll.
  • Organisasi Sosial : LSM,

Timbulnya Organisasi

· Spontan

· Diprakarsai

· Dibentuk oleh organisasi yang telah ada

· Penggabungan dan pemisahan organisasi yang ada

Penutup

Bagaimanapun juga keberhasilan suatu organisasi terletak pada kerjasama yang baik dan kejelasan program serta tujuan organisasi tersebut. Untuk itu beberapa cirri yang baik dari suatu organisasi antara lain :

  • Terdapat tujuan yang jelas
  • Tujuan organisasi harus dipahami dan diterima oleh setiap orang yang ada di dalam organisasi tersebut.
  • Adanya kesatuan arah (Unity Of Direction)
  • Adanya kesatuan perintah (Unity Of Command)
  • Adanya pembagian tugas (Job Description)
  • Adanya keseimbangan antara wewenang dan tanggungjawab
  • Penempatan orang sesuai dengan ahlinya

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.